Banjarmasin – Dalam upaya memberikan pendampingan terbaik bagi peserta didik yang sedang berada pada fase perkembangan remaja, SMPIT Ukhuwah menyelenggarakan kegiatan Psikoedukasi pada Rabu, 29 April 2026, Bekerjasaman dengan DP3A (Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak) Kota banjarmasin. Kegiatan ini diikuti oleh siswa/i SMPIT Ukhuwah dengan penuh perhatian dan antusiasme.
Kegiatan psikoedukasi ini menjadi salah satu program penting sekolah dalam mendukung pembinaan karakter, kesehatan mental, serta kesiapan siswa menghadapi tantangan pergaulan di era modern. Masa remaja merupakan periode yang sangat penting dalam pembentukan kepribadian, pola pikir, serta kemampuan bersosialisasi. Oleh sebab itu, para siswa perlu mendapatkan pemahaman yang benar dan terarah mengenai bagaimana menjaga diri, menghormati orang lain, serta memahami batasan dalam berinteraksi.

Melalui kegiatan ini, siswa diberikan edukasi mengenai pentingnya mengenal batasan antar gender maupun sesama gender dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan menekankan bahwa setiap individu memiliki hak untuk dihormati, memiliki ruang pribadi, serta berhak merasa aman dan nyaman dalam lingkungan pergaulan. Para siswa juga dibekali pemahaman tentang sikap saling menghargai, menjaga adab pergaulan, serta pentingnya menghindari perilaku yang melanggar norma agama, norma sosial, maupun aturan sekolah.
Untuk memberikan materi secara profesional dan komprehensif, sekolah menghadirkan narasumber dari DP3A Kota Banjarmasin. Kehadiran instansi tersebut menjadi bentuk sinergi positif antara lembaga pendidikan dan pemerintah dalam mewujudkan perlindungan anak serta menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi peserta didik.

Dalam sesi penyampaian materi, narasumber menjelaskan berbagai hal yang relevan dengan kehidupan remaja saat ini, di antaranya pentingnya menjaga batasan fisik dan emosional, mengenali bentuk perilaku yang tidak pantas, berani berkata tidak terhadap tindakan yang merugikan diri, serta langkah yang harus dilakukan apabila menghadapi situasi yang membuat tidak nyaman. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga siswa dapat menerima pesan dengan baik.
Tidak hanya berupa penyampaian materi, kegiatan ini juga dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan seputar pergaulan remaja, etika berteman, cara menjaga privasi diri, hingga langkah bijak dalam menggunakan media sosial. Hal ini menunjukkan tingginya kepedulian siswa terhadap pentingnya menjaga diri dan bergaul secara sehat.
Pihak SMPIT Ukhuwah menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus dilaksanakan sebagai bagian dari pendidikan menyeluruh. Sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berupaya membentuk generasi yang berakhlak mulia, cerdas secara emosional, serta mampu mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, kegiatan psikoedukasi ini juga menjadi sarana pencegahan terhadap berbagai bentuk penyimpangan perilaku, perundungan, maupun tindakan yang dapat merugikan peserta didik. Dengan pengetahuan yang cukup, siswa diharapkan mampu menjaga diri, menghormati teman, serta menjadi pribadi yang bertanggung jawab dalam setiap interaksi sosial.
SMPIT Ukhuwah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada DP3A Kota Banjarmasin atas kerja sama dan kontribusi yang diberikan dalam kegiatan ini. Semoga sinergi yang baik antara sekolah dan berbagai pihak dapat terus terjalin demi mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia, khususnya generasi muda di Kota Banjarmasin.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa/i SMPIT Ukhuwah semakin memahami pentingnya menjaga kehormatan diri, menghargai orang lain, serta menjadikan nilai-nilai agama dan akhlak mulia sebagai pedoman dalam pergaulan. Dengan demikian, para siswa dapat tumbuh menjadi generasi remaja yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan dengan penuh tanggung jawab.
